Pengaruh teknik persiapan lahan tanam telah dilakukan terhadap pertumbuhan Dryobalanops lanceolata dan Hopea sangal pada Jahan alang-alang di hutan lindung Sungai Wain, Balikpapan, Kalimantan Timur. Teknik penyiapan lahan dilakukan sebelum penanaman adalah dengan menggunakan herbisida yang bertujuan untuk memusnahkan alang-alang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan informasi teknik rehabilitasi lahan alang-alang dengan jenis yang sesuai dari famili Dipterocarpaceae. Setiap perlakuan dibuat petak coba dengan ukuran 50 m x 50 m (0,25 ha) dengan jarak tanam 5 m x 5 m. Rancangan percobaan yang digunakan faktorial 2 x 3 dengan pola acak lengkap yang diulang sebanyak 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis penyiapan lahan tanam dan interaksi antara jenis dan penyiapan lahan tanam tidak berpengaruh nyata terhadap persen hidup tanaman. Untuk perlakuan jenis terhadap pertumbuhan tinggi dan diameter yang paling besar adalah D.lanceolata, yaitu rata-rata sebesar 39,79 cm dan sebesar 0,38 cm. Perlakuan penyiapan lahan tanam dengan cara disemprot total dengan herbisida lebih besar dibandingkan dengan perlakuan lainnya, yaitu dengan rata-rata pertumbuhan tinggi dan diameter masing-masing sebesar 35,37 cm dan 0,38 cm. Dengan dernikian penanaman jenis dari suku Dipterocarpaceae khusus dari jenis D. lanceolata dan H. sangal telah memberi harapan yang baik untuk dikembangkan sebagai jenis komersial untuk ditanam di lahan yang terbuka (alang-alang), dengan perlakuan penyiapan lahan disemprot total dengan herbisida.
Copyrights © 2006