Jurnal Penelitian Hutan Tanaman
Vol 2, No 1 (2005): JURNAL PENELITIAN HUTAN TANAMAN

PENGGUNAAN AIR DAN PERTUMBUHAN STEK BAMBU KUNING DARI BERBAGAI ASAL PROPAGUL

M. Charomaini (Pusat Litbang Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Rutan)



Article Info

Publish Date
19 Feb 2018

Abstract

Bambu banyak dikenal sebagai bahan pengganti kayu untuk bangunan, lantai dan kerajinan tangan. Di daerah pedesaan, bambu sangat berguna dan banyak bermanfaat untuk penahan erosi tanah, rebungnya dapat dimakan dan batang tua digunakan sebagai bahan bangunan, kerajinan tangan dan perkakas rumah tangga. Sekitar 12jenis bambu telah ditentukan sebagai jenis yang harus diteliti dan dikembangkan di Indonesia. Bambu kuning/gading adalah salah satunya  yang berprospek  bagus untuk dikembangkan.  Jenis  ini sangat jarang  ditanam masyarakat karena keterbatasan sumber rumpun di alam. Telah dikumpulkan propagul vegetatif dari beberapa sumber tumbuh rumpun yang terbatas dan tersebar yaitu di Bagelen, Purworejo, Jawa Tengah dan Kalasan, Sleman, Yogyakarta dan telah ditanam di persemaian. Propagul stek batang ditanam secara mendatar dengan perlakuan tidak dan diisi dengan air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber propagul dari Kalasan menunjukkan pertumbuhan lebih bagus dalam hal jumlah  batang per rumpun, jumlah rumpun, pertumbuhan  tinggi, persentase pertumbuhan rumpun, persenjadi batang dan rumpun. Perlakuanpengisian  air ke dalam buluh stek batang menghasilkan pertumbuhan yang cepat. 

Copyrights © 2005