Metoda standar pengujian mutu fisiologis benih adalah uji perkecambahan (uji langsung), namun waktunya relatif lama. Metode pengujian tidak langsung (uji cepat) dapat menjadi pilihan untuk mendapatkan informasi yang cepat, akurat dan efisien, yaitu dianalisis berdasarkan proses metabolisme serta kondisi fisik. Penelitian ini bertujuan untuk menduga mutu fisiologis kelompok benih damar secara cepat menggunakan uji tetrazolium, hidrogen peroksida, eksisi embrio dan belah. Hasil uji t dan analisis korelasi daya berkecambah diperoleh bahwa masing-masing metoda uji cepat dapat digunakan sebagai pengganti uji perkecambahan langsung. Persamaan dugaan daya berkecambah, adalah : uji tetrazolium : Y = 1,0319x + 4,3975 (r2 : 90%), uji hidrogen peroksida : Y = 0,9072x + 9,1285 (r 2 : 92,7%), uji eksisi embrio : Y = 0,9474x + 10,749 (r2 : 92,8%) dan uji belah :Y = 0,8957x + 6,7977 (r2 : 91,6%).
Copyrights © 2010