Indonesia dikenal dengan identitas keragaman budaya. Salah satu bentuk budaya Indonesia yang tampak dan terkenal adalah batik. Bahkan di setiap wilayah memiliki karakteristik motif batik. Motif batik mulai dari kontemporer dan motif batik kuno. Termasuk di Kota Probolinggo, terdapat batik dengan motif kontemporer dan motif batik kuno. Motif batik kuno khas Kota Probolinggo awalnya tidak dikenal, akan tetapi sejak temuan di museum Belanda dan keberhasilan identifikasi serta dilakukan duplikasi sebanyak 28 motif batik. Riset ini bertujuan melakukan analisis aspek-aspek estetika terhadap motif-motif batik kuno khas Kota Probolinggo. Riset ini menerapkan metode deskriptif kualitatif dengan model eksploratif. Sumber data primer adalah “Batik Kuno Kota Probolinggo”. Sumber pendukung penelitian berasal dari jurnal ilmiah, buku, dan kajian pustaka lainnya. Analisis mendalamditerapkan pada 8 motif batik kuno Kota Probolinggo dari 28 total keseluruhan motif batik yang berhasil diduplikasi. Hasil analisis menunjukkan estetika dalam motif batik kuno khas Kota Probolinggo sebanyak 8 motif batik yang sudah dipilih, meliputi Batik Kembang Sembujo, Batik Sinjang Girang, Batik Kapal Layar, Batik Nus-nusan, Batik Merah Ngigel, Batik Merak Menclok, Batik Macan-macanan, dan Batik Intipyan. Setiap desain motif pada 8 Batik Lawasan Kota Probolinggo tersebut mempunyai unsur-unsir visual yang khas sesuai dengan karakteristik masyarakat dan lingkungannya. Pada setiap jenis batik kuno Kota Probolinggo, desain motif terdapat Kesatuan (Unity), Kerumitan (Complexity), dan Kesungguhan (Internsity).
Copyrights © 2023