Pembangunan hutan tanaman sengon masih dihadapkan pada kendala asal sumber benih dan jarak tanam yang kurang optimal sehingga produktivitas tanaman masih rendah. Penelitian dengan tujuan untuk menguji asal sumber benih dan jarak tanam sengon telah dilakukan di areal Perum Perhutani di Jumo, Temanggung, Jawa Tengah, sejak September 2003 sampai Desember 2004. Penelitian menggunakan Rancangan Petak Terpisah dengan 7 perlakuan asal sumber benih dan 3 perlakuan jarak tanam dengan 5 ulangan dan 5 tanaman setiap ulangan. Perlakuan asal sumber benih sebagai petak utama yaitu Biak, Wamena, Ciamis, Subang, Candiroto, Kediri dan Wonogiri, sedangkan perlakuan jarak tanam sebagai anak petak yaitu (2x2) m2, (2x3) m2 dan (2x4) m2• Pengamatan dilakukan terhadap tinggi tanaman dan diameter batang setiap bulan dari 6-9 bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asal sumber benih berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan diameter batang tetapi tidak pada perlakuan jarak tanam. Asal sumber benih dari Kediri menunjukkari perlakuan paling baik dilihat dari tinggi tanaman dan diameter batang dibandingkan asal benih yang lain, sedangkanjarak tanam (2x3) m2 memberikan pertumbuhan tanaman yang paling baik
Copyrights © 2005