Penelitian ini adalah Penelitian Aksi Kualitatif (Qualitative Action Research) yang bertujuan untuk mengimplementasikan dan mengevaluasi Model Pembelajaran Berbasis Proyek (Project-Based Learning/PjBL) dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) sebagai upaya terencana untuk meningkatkan Literasi Digital dan Etika Kewarganegaraan siswa SMA di Banyuwangi. Peningkatan penggunaan media digital menuntut siswa memiliki kemampuan saring informasi dan etika bermedia sosial. Penelitian dilakukan dalam dua siklus (perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi) di kelas XI SMA. Penelitian ini melibatkan 30 siswa dan satu guru PPKn. Data dikumpulkan melalui observasi kelas, catatan lapangan, wawancara reflektif, dan asesmen kualitatif produk proyek digital. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada tiga indikator etika: (1) Critical Filtering (kemampuan memverifikasi hoax); (2) Respectful Communication (bahasa santun di media sosial); dan (3) Digital Responsibility (pemahaman konsekuensi hukum). PjBL, melalui proyek pembuatan kampanye anti-hoax digital lokal, terbukti mampu mengkontekstualisasikan materi PPKn tentang HAM dan Demokrasi ke dalam praktik digital. Studi ini menyimpulkan bahwa PjBL efektif menanggulangi isu kontemporer etika digital, menyediakan model pedagogis yang adaptif dan partisipatif.
Copyrights © 2025