Peran perempuan nelayan di kawasan pesisir dihadapkan dengan keterbatasan dalam rantai nilai pengolahan hasil perikanan khususnya pada aspek pengolahan dan pemasaran di Desa Gondang, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara. Hal tersebut menyebabkan kontribusi ekonomi perempuan dalam menopang pendapatan rumah tangga menjadi kurang optimal. Penguatan kapasitas melalui inovasi pengemasan produk ikan pindang menjadi upaya untuk mendorong pemberdayaan ekonomi. Metode yang digunakan adalah pendekatan community development dengan melibatkan 20 anggota kelompok Poklahsar Anggun 1 di Desa Gondang, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara. Tahapan pelaksanaan meliputi persiapan dan sosialisasi, penyuluhan, pelatihan praktik, serta evaluasi berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman dan keterampilan peserta, khususnya dalam pengolahan ikan pindang, presto, dan abon ikan, serta penerapan teknologi kemasan vakum yang mampu memperpanjang umur simpan produk dan meningkatkan daya saing pasar. Selain itu, terbentuk kesadaran kolektif mengenai pentingnya solidaritas dan kerja sama kelompok dalam mengembangkan usaha bersama. Kegiatan ini tidak hanya berdampak pada peningkatan kapasitas perempuan nelayan, tetapi juga memperkuat kemitraan Universitas Mataram dengan komunitas lokal sebagai dasar kolaborasi berkelanjutan dalam pengembangan agroindustri perikanan.
Copyrights © 2025