Jurnal Penelitian Hutan Tanaman
Vol 6, No 3 (2009): JURNAL PENELITIAN HUTAN TANAMAN

POTENSI CENDAWAN Beauveria bassiana (BALSAMO) VUILLEMIN ISOLAT BOGOR TERHADAP MORTALITAS LARVA PENGGEREK BATANG SENGON (Xystrocera festiva) PASCOE DI LABORATORIUM

Wida Darwiati (Pusat Litbang Hutan Tanaman, Kampus Balitbang Kehutanan)
Suhaeriyah Suhaeriyah (Universitas Padjadjaran)



Article Info

Publish Date
01 Mar 2018

Abstract

Hama yang  potensial menyerang tegakan sengon (Paraserianthes falcataria L.Fosberg) adalah hama penggerek batang Xystrocera festiva Pascoe (Coleoptera : Cerambicydae), dan salah satu  teknik pengendalian hama yang ramah lingkungan adalah dengan menggunakan cendawan entomopatogen Beauveria bassiana (Balsamo) Vuillemin. Penelitian bertujuan untuk menentukan  tingkat kerapatan spora cendawan entomopatogen B. bassiana isolat Bogor yang dapat menyebabkan mortalitas tinggi terhadap larva X. festiva. Penelitian dilakukan pada bulan Juli sampai dengan Agustus 2006 di Laboratorium Fitopatologi dan Entomologi Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan Fakultas Pertanian, Universitas Padjadjaran, Jatinangor, Jawa Barat. Penelitian ini memakai Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari enam perlakuan dan empat ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap perlakuan spora cendawan B. bassiana mampu mengendalikan larva X. festiva. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa antar perlakuan tidak berbeda nyata. Kerapatan spora 108 spora/ml merupakan perlakuan yang menyebabkan mortalitas larva X. festiva terendah sebesar 84,93% sedangkan perlakuan kerapatan spora 1011 spora/ml menyebabkan mortalitas tertinggi sebesar 100% pada hari ke tujuh

Copyrights © 2009