Jurnal Penelitian Hutan Tanaman
Vol 2, No 1 (2005): JURNAL PENELITIAN HUTAN TANAMAN

HETEROSIS PADA BEBERAPA JENIS MURBEI HIBRID HASIL PERSILANGAN TERKENDALI

Sugeng Pudjiono (Pusat Litbang Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Rutan)
Mohammad Na'iem (Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada)



Article Info

Publish Date
19 Feb 2018

Abstract

Tujuan  penelitian ini adalah mengetahui  adanya hybrid vigor/heterosis pada  murbei  hibrid dari nilai  produksi daun dan  kandungan  protein daunnya.  Penelitian dilakukan selama 14 bulan mulai Agustus  2003 sampai September 2004. Pengukuran dilakukan  terhadap  tanaman murbei hibrid yang ditanam di lapangan umur 4 bulan berupa pengukuranjumlah daun, berat daun,  produksi daun  dan kandungan protein  daun. Metode penghitungan heterosis menggunakan  rum us h = F 1  - (P 1 + P2 )/2 dari Hallauer dan Miranda  1981. Hasil menunjukkan bahwa persilangan  tetua betina dan j antan yang berbeda menghasilkan  heterosis  yang berbeda. Jumlah  individu  yang mempunyai  nilai heterosis  produksi  daun adalah  sebanyak  98 dari 392. Heterosis  yang terbaik  ditunjukkan oleh persilangan  M  multicaulis x M atropurpurea.Rata-rata nilai  Fl  hibrid  hasil  persilangan   dengan  tetua jantan  M. atropurpurea menghasilkan hibrid vigorlheterosis, sedangkan  persilangan   seluruh  induk  betina  dengan tetua jantan  M bombycis maupun M.alba var kanva 2 tidak menunjukkan heterosis.  Hal ini menunjukkan bahwa tetua M. atropurpurea mempunyai kecenderungan untuk menghasilkan hibrid yang heterosis.  Individu heterosis pada kandungan protein daun adalah sebanyak 49 dari 98. Fl rata-rata yang menunjukkan heterosis kandungan protein terbesar adalah silangan antara M alba x M. atropurpurea.

Copyrights © 2005