Keluwih: Jurnal Kesehatan dan Kedokteran
Vol. 7 No. 1 (2025): Keluwih: Jurnal Kesehatan dan Kedokteran (December) - In Progress

Luka Gigitan Buaya: Tata Laksana Berkesinambungan dari Pra-Rumah Sakit ke Rumah Sakit

Bunga Allo, Silvanus Giovanny (Unknown)
Pratidina Susilo, Astrid (Unknown)
Muhammad Ikhwan Nur (Unknown)
Rieza Furry Anissa Putri (Unknown)
Achmad Fachrizal (Unknown)



Article Info

Publish Date
12 Nov 2025

Abstract

Abstract—East Kalimantan Province is a tropical region with rivers that serve as habitats for various wildlife, including crocodiles. The province has a relatively high incidence of human–crocodile conflicts. Crocodile bites often result in extensive wounds with a high risk of infection. Hypovolemic or septic shock represents a medical emergency that requires careful attention in such cases. Crocodile bite injuries can significantly reduce quality of life due to tissue damage, chronic pain, and impaired limb function, leading to limited activity and decreased social participation. Prompt, appropriate, and continuous management is essential to prevent complications and mortality. Keywords: crocodile bite, continuity of care, wound Abstrak—Provinsi Kalimantan Timur merupakan daerah tropis dengan sungai yang menjadi habitat dari banyak satwa, salah satunya buaya. Kalimantan Timur memiliki konflik antara buaya dan manusia yang cukup tinggi. Luka gigitan buaya sering kali menyebabkan luka yang luas dengan risiko infeksi yang cukup tinggi. Keadaan syok hipovolemik atau syok septik merupakan kegawatdaruratan yang perlu diperhatikan pada kasus gigitan buaya. Luka gigitan buaya dapat menurunkan kualitas hidup akibat kerusakan jaringan, nyeri kronis, dan gangguan fungsi anggota tubuh yang berdampak pada keterbatasan aktivitas serta penurunan partisipasi sosial. Pertolongan yang cepat, tepat, dan berkesinambungan merupakan modalitas utama dalam pencegahan komplikasi dan kematian. Kata kunci: gigitan buaya, luka, perawatan berkesinambungan

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

kesdok

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

The term Keluwih comes from keluwih leaf which is one of the symbols of the University of Surabaya. In this symbol, keluwih leaf means high ideals of knowledge (Linuwih). Keluwih: Jurnal Kesehatan dan Kedokteran (Keluwih: Journal of Health and Medicine) is an online, open access, and peer-reviewed ...