Pendidikan Agama Islam (PAI) di perguruan tinggi memiliki fungsi strategis dalam membentuk karakter dan spiritualitas mahasiswa di tengah arus modernisasi, sekularisasi, serta dinamika sosial budaya yang semakin kompleks. Penelitian ini bertujuan menganalisis upaya penguatan spiritualitas mahasiswa melalui program PAI yang diimplementasikan dalam lingkungan kampus. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui kajian literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan spiritualitas mahasiswa tidak hanya bergantung pada materi perkuliahan, tetapi juga integrasi antara kurikulum, pembiasaan ibadah, mentoring keagamaan, kegiatan sosial, dan internalisasi nilai-nilai keislaman secara komprehensif. Selain itu, peran dosen PAI sebagai teladan moral, fasilitator, dan motivator sangat menentukan keberhasilan pembentukan spiritualitas mahasiswa. Lingkungan kampus yang religius, program keagamaan yang berkesinambungan, serta pemanfaatan media digital turut memperkuat kapasitas mahasiswa dalam mengembangkan kesadaran religius, literasi keagamaan, dan akhlak mulia. Penelitian ini menegaskan bahwa PAI mampu memperkuat spiritualitas mahasiswa melalui strategi sistematis yang melibatkan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Kesimpulannya, PAI berperan signifikan dalam membangun pribadi mahasiswa yang beriman, berakhlak, dan mampu menghadapi tantangan era digital secara bijaksana.
Copyrights © 2025