Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pada era digital telah membawa perubahan signifikan dalam gaya hidup generasi milenial. Kemajuan tersebut beriringan dengan munculnya fenomena krisis moral yang ditandai dengan meningkatnya perilaku menyimpang, dekadensi moral, kejahatan siber, serta melemahnya rasa empati dan tanggung jawab sosial. Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan spiritualitas generasi milenial agar beradab, beretika, dan berdaya saing. Artikel ini membahas relevansi PAI dalam menghadapi krisis moral melalui analisis peran fungsi PAI, tantangan internal eksternal, serta strategi penguatan karakter berbasis nilai Islam. Penelitian menggunakan metode kualitatif berbasis studi literatur terhadap karya-karya yang relevan di bidang pendidikan, agama, dan perkembangan generasi muda. Hasil kajian menunjukkan bahwa PAI tetap relevan sebagai sarana pembentukan moral dan identitas budaya spiritual, namun membutuhkan pembaruan metodologis, integrasi teknologi, dan pendekatan dialogis agar selaras dengan kebutuhan generasi milenial. Kesimpulannya, PAI berkontribusi signifikan dalam membangun generasi milenial yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan mampu beradaptasi dengan perubahan zaman.
Copyrights © 2025