Kebutuhan daging ayam di Indonesia terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan kesadaran masyarakat terhadap konsumsi protein hewani. Untuk menjawab tantangan ini, pengembangan ayam lokal unggul seperti ayam IPB D3 menjadi solusi strategis. Ayam IPB D3 memiliki keunggulan dalam pertumbuhan bobot badan serta ketahanan terhadap penyakit dan stres, menjadikannya kandidat kuat sebagai galur lokal unggul nasional. Namun, sistem pemeliharaannya saat ini masih didominasi pola intensif, yang belum sepenuhnya mencerminkan kondisi peternakan rakyat di Indonesia yang umumnya mengombinasikan sistem intensif dan free-range. Ketidaksesuaian ini dapat berdampak pada performa dan kesehatan ayam secara umum. Oleh karena itu, diperlukan pengujian dan optimalisasi sistem pemeliharaan yang adaptif terhadap kondisi lapangan. Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan performa dan ketahanan ayam IPB D3, sekaligus memperkuat peluangnya sebagai galur lokal unggul yang berdaya saing dan berkelanjutan dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Copyrights © 2025