Pemberdayaan wanita tani melalui pemanfaatan lahan pekarangan merupakan salah satu bentuk usaha pelibatan perempuan pada program pembangunan pertanian di Indonesia, termasuk di Kabupaten Bantul, DIY. Keberhasilan pemberdayaan (keberdayaan) tentunya tidak dapat terlepas dari peran KWT sebagai wadah bagi para wanita tani dan faktor internal anggota KWT itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh peran KWT dan faktor internal anggota KWT terhadap keberdayaan masyarakat dalam program pemanfaatan lahan pekarangan di Kabupaten Bantul. Metode penelitian ini adalah deskriptif analisis dengan pendekatan kuantitatif yang menggunakan teknik pengumpulan data berupa wawancara dengan kuesioner kepada 173 anggota KWT sebagai responden penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran KWT dan faktor internal anggota KWT saling berhubungan dan berpengaruh signifikan terhadap keberdayaan masyarakat. Peran KWT serta faktor internal anggota KWT secara bersama-sama mempengaruhi keberdayaan masyarakat dalam pemanfaatan lahan pekarangan sebesar 26%. Kurang optimalnya pengaruh bersama antara kedua variabel tersebut dikarenakan adanya demotivasi anggota KWT serta disonansi kognitif pada nilai kerja wanita. Temuan pada penelitian ini diharapkan dapat menjadi salah satu acuan dalam rangka optimalisasi kegiatan pemberdayaan melalui pemanfaatan lahan pekarangan.
Copyrights © 2025