Pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memegang peranan penting dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia, khususnya pada industri rumahan seperti batik. Meskipun kontribusinya besar, banyak UMKM yang belum menerapkan metode perhitungan biaya produksi secara akurat, sehingga menyebabkan penetapan harga yang kurang tepat dan dapat mengancam keberlanjutan usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode Full Costing dalam menentukan Harga Pokok Produksi (HPP) pada UMKM Batik Putri Sanggabuana di Karawang. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data primer dikumpulkan melalui observasi dan wawancara langsung dengan pemilik usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM ini masih menggunakan metode sederhana dalam menghitung HPP, yaitu hanya memasukkan biaya langsung dan sepenuhnya mengabaikan biaya overhead. Penerapan metode Full Costing dapat memberikan perhitungan HPP yang lebih akurat karena mencakup biaya tetap maupun biaya variabel, sehingga mendukung pengambilan keputusan harga yang lebih tepat
Copyrights © 2025