Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Decision Support System (DSS) berbasis kombinasi Analytical Hierarchy Process (AHP) dan Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) mampu memberikan hasil evaluasi supplier yang objektif dan konsisten. Dari hasil perhitungan, kriteria Harga memperoleh bobot tertinggi sebesar 42,31%, diikuti oleh Waktu Pengiriman dan Layanan masing-masing 22,72%, serta Kualitas sebesar 12,25%. Peringkat akhir menunjukkan bahwa Supplier A memiliki nilai kedekatan tertinggi terhadap solusi ideal, menandakan keseimbangan terbaik antara efisiensi biaya dan kinerja non-finansial. Implementasi dalam bentuk dashboard interaktif terbukti mempermudah manajemen dalam memahami hasil analisis serta mempercepat proses pengambilan keputusan. Penelitian ini membuktikan bahwa integrasi metode AHP-TOPSIS dapat digunakan secara efektif sebagai alat bantu dalam manajemen pengadaan berbasis data. Namun, penelitian ini masih memiliki keterbatasan pada jumlah responden dan konteks industri yang relatif sempit. Penelitian mendatang disarankan untuk memperluas cakupan sektor industri, menambah jumlah pakar, serta mengintegrasikan model ini dengan teknologi machine learning atau real-time analytics agar sistem pendukung keputusan dapat beradaptasi secara dinamis terhadap perubahan kondisi pasar dan performa supplier.
Copyrights © 2025