Masuknya gaya hidup modern dan dominasi budaya asing berpotensi menggeser nilai-nilai budaya tradisional, sehingga diperlukan upaya pelestarian sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran strategis baju adat sebagai media untuk melestarikan warisan budaya di tingkat sekolah dasar.Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi pakaian tradisional melalui kurikulum berbasis budaya, kegiatan rutin di sekolah, dan kolaborasi dengan komunitas lokal dapat secara efektif menumbuhkan pemahaman dan kebanggaan siswa terhadap warisan budayanya. Pembelajaran nilai-nilai filosofis yang terkandung dalam pakaian adat, seperti batik, terbukti mampu memperkuat identitas budaya dan karakter siswa. Meskipun demikian, implementasinya masih menghadapi tantangan berupa minimnya pengetahuan guru dan keterbatasan media pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang inovatif dan sistematis untuk menjadikan baju adat sebagai bagian yang bermakna dalam pendidikan dasar.
Copyrights © 2025