Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai kendala pembelajaran serta strategi solutif yang diterapkan oleh guru Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dalam upaya meningkatkan kemampuan membaca siswa di jenjang sekolah dasar. Dengan menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dan pendekatan kualitatif, penelitian ini menelaah tujuh artikel jurnal yang relevan dan berfokus pada faktor-faktor penghambat serta strategi efektif dalam pengembangan literasi membaca. Hasil analisis menunjukkan bahwa kesulitan membaca siswa disebabkan oleh faktor internal, seperti rendahnya motivasi, minat, dan kemampuan kognitif, serta faktor eksternal, meliputi kurangnya dukungan keluarga dan keterbatasan sarana belajar. Guru memiliki peran strategis sebagai fasilitator, motivator, sekaligus inovator dalam menerapkan beragam strategi pembelajaran, antara lain metode fonik, metode eja, pendekatan berbasis cerita rakyat, serta model kooperatif seperti Think Pair Share dan CIRC, yang terbukti berkontribusi terhadap peningkatan pemahaman bacaan siswa. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan kemampuan membaca perlu dilakukan melalui pendekatan yang komprehensif dan kolaboratif antara guru, orang tua, serta lingkungan sekolah guna membangun ekosistem literasi yang berkesinambungan di tingkat pendidikan dasar.
Copyrights © 2025