Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah mendorong transformasi signifikan dalam berbagai sektor, termasuk akuntansi. Penerapan AI dalam profesi akuntansi diprediksi mampu meningkatkan efisiensi operasional, akurasi pelaporan, dan pengambilan keputusan berbasis data. Namun, perubahan ini juga menimbulkan kekhawatiran terkait penggantian peran manusia dan tantangan etika profesional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi literatur dari jurnal-jurnal ilmiah terpublikasi dalam lima tahun terakhir. Analisis dilakukan terhadap dampak implementasi AI pada proses kerja akuntansi, perubahan kompetensi profesional, serta persepsi terhadap keberlanjutan peran akuntan di era digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa AI secara signifikan meningkatkan efisiensi tugas rutin seperti pencatatan, audit internal, dan analisis data. Namun, teknologi ini juga menuntut adaptasi dalam bentuk peningkatan keterampilan digital, pemahaman etika teknologi, serta pergeseran peran akuntan dari pelaksana teknis menjadi penasihat strategis. Kecerdasan buatan membawa dampak transformasional terhadap profesi akuntansi. Untuk menghadapi era digital, akuntan harus membekali diri dengan kompetensi baru agar tetap relevan dan mampu memberikan nilai tambah dalam pengambilan keputusan organisasi
Copyrights © 2025