Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas dan efisiensi penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik di Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Teluk Bintuni. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan melibatkan empat informan kunci, yaitu Kepala Dinas Pendidikan, Plt. Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Kasubag Perencanaan, serta Kepala Bidang Pengendalian dan Pelaporan Bappelitbangda. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, sedangkan data sekunder diperoleh dari laporan, arsip, dan regulasi resmi tahun 2021–2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SPM telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas kepatuhan dan akses masyarakat terhadap layanan pendidikan, meskipun tingkat pemenuhan indikator masih bervariasi antarwilayah. Proses implementasi SPM dilaksanakan secara terstruktur melalui tahapan sosialisasi, pengumpulan data, analisis kesenjangan, penyusunan rencana aksi, pelaksanaan program, serta monitoring dan evaluasi. Efektivitas penerapan SPM terlihat pada peningkatan kualifikasi guru, perbaikan sarana prasarana, dan perluasan akses pendidikan, sedangkan efisiensi masih terkendala oleh faktor geografis, keterbatasan anggaran, dan distribusi sumber daya manusia. Upaya pemerintah daerah melalui program “Smart Village” dengan inisiatif “Menyala Internetku” turut mendukung penguatan pelaporan berbasis data dan konektivitas pendidikan di wilayah terpencil. Secara keseluruhan, hasil penelitian mencerminkan komitmen berkelanjutan Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni dalam mewujudkan layanan pendidikan yang merata, akuntabel, dan adaptif terhadap tantangan wilayah.
Copyrights © 2025