Fenomena meningkatnya turnover intention di kalangan pekerja muda, khususnya Generasi Z, menjadi tantangan serius bagi perusahaan dalam mempertahankan sumber daya manusia yang produktif dan berkualitas tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work-life balance terhadap turnover intention pada pekerja Generasi Z di PT Yokoten Creative Indonesia dengan detail. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif eksplanatif dengan metode survei melalui kuisioner tertutup kepada 54 responden yang ditentukan dengan menggunakan rumus Slovin. Pengolahan data dilakukan menggunakan analisis regresi linier sederhana dengan bantuan software SPSS untuk mengidentifikasi hubungan antara variabel independen dan dependen secara statistik yang akurat dan tepat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa work-life balance berpengaruh negatif dan signifikan terhadap turnover intention, dengan nilai koefisien regresi sebesar -0,878 dan tingkat signifikansi 0,000 (p < 0,05). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,652 mengindikasikan bahwa 65,2% variasi turnover intention dapat dijelaskan oleh variabel work-life balance, sementara 34,8% sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti secara mendalam dalam penelitian ini. Temuan ini menguatkan bahwa peningkatan kualitas keseimbangan hidup kerja-karyawan berpotensi menurunkan keinginan berpindah kerja secara signifikan dan berkelanjutan dalam jangka panjang. Oleh karena itu, PT Yokoten Creative Indonesia perlu merumuskan strategi kebijakan kerja yang lebih fleksibel, mendukung kesejahteraan pekerja muda, serta menciptakan lingkungan kerja yang inklusif, berkualitas dan berkelanjutan untuk mencapai tujuan organisasi jangka panjang.
Copyrights © 2026