Studi ini bertujuan untuk menganalisis dan memahami seberapa besar dampak Kompensasi dan Stres Kerja terhadap Niat Berpindah Kerja (Turnover Intention) dengan Job Embeddedness sebagai variabel perantara. Populasi dalam penelitian ini mencakup seluruh karyawan PT Pertamina RJBT 4 Semarang, yang menjadi perhatian utama karena dinamika kerja dan beban tugas yang tinggi dapat memengaruhi keputusan karyawan untuk tetap bertahan atau keluar dari perusahaan. Sampel penelitian berjumlah 100 responden yang diambil menggunakan metode non-probability sampling melalui pendekatan sensus, sehingga seluruh individu yang relevan dijadikan responden untuk memperoleh gambaran data yang komprehensif. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner yang dirancang secara sistematis untuk mengukur variabel kompensasi, stres kerja, job embeddedness, serta niat berpindah kerja. Instrumen penelitian telah disusun berdasarkan indikator yang valid dan reliabel. Data yang diterima kemudian diolah menggunakan analisis regresi linier berganda dan analisis jalur (path analysis) dengan bantuan software SPSS untuk mengetahui pengaruh langsung maupun tidak langsung antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kompensasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Turnover Intention. Artinya, perubahan tingkat kompensasi dapat memengaruhi kecenderungan karyawan untuk berpindah kerja. Stres Kerja juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap Turnover Intention, di mana meningkatnya tekanan dan beban kerja mendorong karyawan untuk mempertimbangkan keluar dari perusahaan. Selain itu, Kompensasi dan Stres Kerja secara simultan terbukti memberikan dampak positif dan signifikan terhadap Turnover Intention, sehingga perusahaan perlu memperhatikan kedua faktor ini untuk menjaga tingkat retensi karyawan.
Copyrights © 2026