Tuberkulosis (TB) Paru masih menjadi masalah kesehatan serius di Indonesia, dengan risiko penularan yang tinggi di lingkungan komunal dan padat seperti asrama mahasiswa. Pengetahuan yang dimiliki individu sangat krusial untuk mendorong perilaku pencegahan yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan mahasiswa tentang pencegahan TB Paru dengan perilaku pencegahan penularan penyakit TB Paru di Asrama Putra Universitas Advent Indonesia. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi adalah seluruh mahasiswa yang tinggal di Asrama Putra Universitas Advent Indonesia, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya (Pengetahuan TB;Perilaku Pencegahan). Data dianalisis menggunakan uji korelasi bivariat. Hasil: Mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan TB yang Tinggi dan perilaku pencegahan yang dominan dalam kategori baik atau cukup. Uji statistik menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan dan perilaku pencegahan penularan TB Paru (r = -0,179; p = 0,026). Kesimpulannya, pengetahuan berperan sebagai faktor predisposisi utama dalam membentuk perilaku pencegahan TB Paru pada mahasiswa di asrama. Maka, institusi disarankan untuk meningkatkan edukasi kesehatan secara berkala dan memperkuat kebijakan asrama guna menjaga konsistensi perilaku pencegahan di lingkungan berisiko tinggi.
Copyrights © 2025