Pembinaan kerohanian Kristen di Rutan Kelas I Labuhan Deli merupakan bagian dari upaya pembinaan moral dan spiritual bagi narapidana agar memiliki sikap hidup yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana kegiatan pembinaan tersebut berjalan efektif dalam meningkatkan nilai spiritual narapidana. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi lapangan dan wawancara. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan model CIPP (Context, Input, Process, Product). Hasil evaluasi menunjukkan bahwa program pembinaan memiliki tujuan yang relevan dengan kebutuhan narapidana, namun pelaksanaannya masih menghadapi tantangan seperti keterbatasan sarana ibadah, kurangnya tenaga rohani, serta minimnya partisipasi aktif dari sebagian warga binaan. Meskipun demikian, terdapat dampak positif berupa peningkatan kesadaran iman, keaktifan beribadah, dan perubahan perilaku ke arah yang lebih baik. Kesimpulannya, pembinaan kerohanian Kristen di rutan ini berperan penting dalam pembentukan karakter narapidana dan perlu ditingkatkan secara berkelanjutan.
Copyrights © 2025