Penelitian ini mengkaji bagaimana komposisi tenaga kerja mahasiswa di kafe Kota Malang mengubah determinan kinerja tradisional yang selama ini dianut dalam manajemen sumber daya manusia. Berangkat dari fenomena kota pendidikan dengan dominasi pekerja mahasiswa paruh waktu, penelitian bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang secara empiris memengaruhi kinerja dalam konteks unik ini. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel 34 karyawan kafe dan analisis regresi linier berganda, temuan menunjukkan bahwa disiplin kerja menjadi faktor dominan yang secara signifikan meningkatkan kinerja (β=0,414, p=0,023), sementara motivasi kerja hanya berpengaruh positif tidak signifikan dan efektivitas pengawasan justru menunjukkan hubungan negatif yang tidak terduga. Ketiga variabel hanya menjelaskan 33,2% varians kinerja, mengindikasikan bahwa karakteristik tenaga kerja mahasiswa secara fundamental mengubah dinamika determinan kinerja di industri kafe. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi praktik manajemen kafe di lingkungan pendidikan yang perlu menyesuaikan strategi dengan komposisi tenaga kerja spesifik.
Copyrights © 2025