English-Mediated Digital Communication (EMDC)—penggunaan bahasa Inggris dalam saluran digital, dokumentasi, standar teknis, API, dan interaksi lintas negara dalam administrasi publik—menjadi semakin penting di era digitalisasi dan globalisasi pemerintahan. Kajian literatur ini menelaah pengaruh EMDC terhadap efisiensi administrasi publik, dengan fokus pada interoperabilitas, transfer pengetahuan, adopsi inovasi, kolaborasi internasional, dan jangkauan layanan kepada warga. Temuan menunjukkan bahwa EMDC meningkatkan integrasi sistem, percepatan layanan digital, dan akses terhadap praktik terbaik global apabila aparatur publik memiliki kemampuan bahasa Inggris dan literasi digital yang memadai. Namun, EMDC juga menghadirkan tantangan, seperti risiko eksklusi bagi pemangku kepentingan dengan kemampuan bahasa terbatas, ketergantungan pada platform berbahasa Inggris, dan kesenjangan dalam konteks multibahasa atau negara berkembang. Kajian ini menekankan pentingnya strategi seimbang, termasuk kebijakan multibahasa, pelatihan literasi digital, dan implementasi inklusif, untuk memaksimalkan manfaat EMDC sekaligus meminimalkan risiko.
Copyrights © 2025