Transformasi digital di sektor kesehatan membawa tantangan baru terhadap keamanan data pasien, khususnya dalam penggunaan sistem Rekam Medis Elektronik (RME). Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas manajemen risiko keamanan data pasien di RS Mata Undaan Surabaya dan memberikan rekomendasi perbaikannya. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, melalui wawancara mendalam terhadap 12 informan dan 3 triangulator, observasi non-partisipatif, serta telaah dokumen. Analisis dilakukan secara tematik dan diperkuat dengan pendekatan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) pada 20 subproses. Hasil menunjukkan kelemahan dalam kebijakan formal, hak akses, autentikasi, dan pelaporan insiden. FMEA mengidentifikasi sepuluh subproses dengan nilai RPN tinggi. Rekomendasi mencakup pembentukan kebijakan tertulis, autentikasi berlapis, pembatasan akses berbasis peran, pelatihan rutin, dan uji restore backup. Penelitian ini menekankan pentingnya pendekatan terintegrasi dalam membangun sistem keamanan RME yang tangguh dan berkelanjutan Kata kunci : Keamanan data, rekam medis elektronik, manajemen risiko, FMEA, rumah sakit
Copyrights © 2025