Manajemen logistik last-mile di sektor pendidikan, khususnya pada proses pengantaran dan penjemputan siswa di gerbang sekolah dasar, menjadi krusial untuk meningkatkan keamanan dan efisiensi lalu lintas. Sistem pengantaran dan penjemputan yang tidak teratur sering menyebabkan kemacetan, risiko kecelakaan, serta ketidaknyamanan bagi siswa, orang tua, dan masyarakat sekitar. Penelitian ini mengusulkan optimalisasi sistem melalui integrasi teknologi informasi, penataan zona drop-off dan pick-up, serta penerapan protokol keamanan yang ketat. Dengan pendekatan manajemen logistik modern, seperti penggunaan sistem informasi berbasis aplikasi, penjadwalan kedatangan, dan pengaturan arus lalu lintas yang terintegrasi, diharapkan dapat mengurangi antrean, meminimalkan risiko kecelakaan, serta meningkatkan kenyamanan dan keamanan bagi seluruh pihak terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi sistem last-mile di gerbang sekolah dasar berkontribusi signifikan terhadap peningkatan efisiensi operasional dan kualitas layanan pendidikan.
Copyrights © 2025