Sfigmomanometer otomatis merupakan alat medis yang berfungsi untuk mengukur tekanan darah. Untuk menilai akurasinya, OIML R 149 telah menetapkan kriteria teknis berupa maximum permissible error (mpe) pada pembacaan tekanan statis, yaitu nilai terbesar antara ±3 mmHg atau ±2% dari nilai pembacaan. Pada makalah ini, telah dilakukan analisis maximum error atau nilai kesalahan terbesar tekanan statis pada sebuah sfigmomanometer berdasarkan persyaratan dari OIML R 149. Evaluasi dilakukan pada test mode sehingga sfigmomanometer bisa menampilkan pembacaan tekanan statisnya. Set up dalam melakukan evaluasi ini juga mengikuti rekomendasi OIML R 149, yaitu menghubungkan UUT dengan standar dan metal vessel dengan volume 500 mL ± 25 mL. Sedangkan untuk analisa nilai error dan ketidakpastiannya, mengacu ke DKD-R 6-1 dengan menggunakan sequence C. Dari hasil perbandingan dengan tekanan standar pada rentang (0 ~ 250) mmHg, didapatkan nilai kesalahan terbesar dari sfigmomanometer yang diuji adalah 1,3 mmHg di titik pengukuran 200 mmHg atau sebesar 0,65%. Nilai maximum error ini masih memenuhi persyaratan dari OIML R 149.
Copyrights © 2025