Studi ini bertujuan untuk menganalisis kondisi keuangan PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) sebelum dinyatakan bangkrut dengan menggunakan Model Zmijewski. Model ini digunakan untuk menilai probabilitas kebangkrutan berdasarkan tiga rasio keuangan utama: profitabilitas (return on assets), leverage (debt ratio), dan likuiditas (current ratio). Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode studi kasus pada laporan keuangan Sritex dari tahun 2013 hingga 2022. Hasil analisis menunjukkan bahwa X-Score Sritex mengalami peningkatan signifikan sejak tahun 2021, yang mengindikasikan meningkatnya tekanan keuangan. Temuan ini menunjukkan bahwa kondisi keuangan perusahaan telah memburuk sebelum secara resmi dinyatakan bangkrut pada tahun 2024. Oleh karena itu, studi ini menyoroti pentingnya pemantauan keuangan yang lebih ketat dan penerapan strategi mitigasi risiko untuk mencegah kebangkrutan di masa depan.
Copyrights © 2025