Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya hidup digital, rasa takut ketinggalan (FOMO), dan pengendalian diri terhadap pengeluaran konsumtif di kalangan karyawan milenial di Kota Ambon. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan teknik purposive sampling dengan sampel sebanyak 60 responden. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya hidup digital dan FOMO memiliki dampak positif yang signifikan terhadap pengeluaran konsumtif, sedangkan pengendalian diri memiliki dampak negatif yang signifikan. Implikasi dari penelitian ini menyoroti pentingnya peningkatan pengendalian diri dan edukasi digital untuk mengelola perilaku konsumtif generasi milenial.
Copyrights © 2025