Swamedikasi merupakan salah satu perilaku kesehatan yang banyak dilakukan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan. Praktik ini memberikan manfaat dalam mengatasi keluhan ringan secara cepat, tetapi berisiko apabila dilakukan tanpa pemahaman yang benar. Desa Bagan Tujuh dipilih sebagai lokasi kegiatan karena masih ditemui keterbatasan literasi kesehatan masyarakat, terutama pada kelompok ibu-ibu wirid yang berperan penting dalam pengambilan keputusan kesehatan keluarga. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman swamedikasi rasional melalui pembagian leaflet edukatif dan penjelasan materi oleh tim penyaji. Leaflet disusun dengan bahasa sederhana dan ilustrasi menarik agar mudah dipahami dan dapat dibaca ulang di rumah. Hasil kegiatan menunjukkan respon positif dari peserta, terlihat dari antusiasme dalam mendengarkan materi serta pertanyaan yang diajukan terkait pengalaman penggunaan obat sehari-hari. Edukasi ini memberi implikasi penting bagi peningkatan kesadaran masyarakat dalam menggunakan obat dengan benar, sehingga dapat meminimalkan risiko penyalahgunaan obat dan mendorong praktik swamedikasi yang lebih aman. Kegiatan ini juga berpotensi menjadi model edukasi sederhana yang dapat direplikasi pada komunitas lain dengan kondisi serupa di wilayah pedesaan.
Copyrights © 2025