Perkembangan zaman di bidang ilmu pengetahuan terus mengalami peningkatan setiap tahunnya. Perkembangan pengetahuan yang semakin pesat memunculkan berbagai ide baru, khususnya dalam bidang konstruksi. bahan bangunan yang ramah lingkungan dan efektif, salah satu kemajuan tersebut adalah pemanfaatan serbuk kaca sebagai pengganti pasir dalam pembuatan bata ringan. Limbah kaca, yang menyumbang sekitar 2,3% dari total sampah nasional, memiliki potensi yang signifikan untuk digunakan kembali dalam mengurangi pencemaran lingkungan. Penelitian ini untuk menilai dampak pemanfaatan serbuk kaca terhadap kuat tekan dan berat jenis bata ringan. Serbuk kaca digunakan dalam tingkat presentase 0%, 10%, 20%, 30%, 40%, dan 50% berdasarkan berat agregat halus pasir. Hasil kuat tekan menunjukkan presentase 0% sebesar 2,08 Mpa, 10% sebesar 2,27 Mpa, 20% sebesar 2,55 Mpa, 30% sebesar 2,18 Mpa, 40% sebesar 2,00 Mpa, dan 50% sebesar 1,91 Mpa. Kuat tekan maksimum terjadi pada presentase serbuk kaca 20% yaitu sebesar 2,55 Mpa, yang memenuhi standart bata ringan non-struktural berdasarkan SNI. Selain itu, emakin tinggi presentase serbuk kaca dapat menambah berat jenis bata ringan tetapi masih sesuai standart SNI. Dapat disimpulkan bahwa Presentase ideal serbuk kaca sebagai pengganti pasir dalam pembuatan bata ringan adalah 20%.
Copyrights © 2025