Penelitian ini berfokus pada perancangan sistem informasi akuntansi untuk proses penggajian guru honorer di SDN 41 Nanga Tayap. Latar belakang penelitian ini menyoroti ketidakefisienan dan risiko yang terkait dengan sistem penggajian manual yang saat ini digunakan oleh sekolah, seperti keterlambatan pencatatan, kesalahan perhitungan, dan kurangnya transparansi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan sistem yang lebih efektif, akurat, dan terintegrasi guna mengatasi permasalahan tersebut. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, studi dokumen, dan studi pustaka. Sistem dirancang menggunakan model SDLC (Waterfall) yang terbatas pada tahap analisis dan perancangan, serta divisualisasikan melalui diagram UML yang mencakup use case, sequence, dan activity diagram. Temuan penelitian menunjukkan bahwa sistem yang diusulkan memfasilitasi manajemen data penggajian yang terstruktur, meningkatkan transparansi, dan mendukung akuntabilitas keuangan. Model ini sangat relevan untuk sekolah-sekolah di daerah terpencil yang memiliki keterbatasan infrastruktur digital, dan dapat dijadikan prototipe bagi institusi serupa yang ingin melakukan transformasi digital dalam administrasi penggajian.
Copyrights © 2025