Penilaian komprehensif terhadap penelitian mengenai peran pemberdayaan masyarakat dalam menentukan keberhasilan pembangunan berkelanjutan di pedesaan Indonesia diuraikan dalam esai ini. Publikasi ilmiah, laporan kebijakan pemerintah, dan data sekunder yang relevan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya Tujuan 1 (Tanpa Kemiskinan), 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), 11 (Kota dan Komunitas Berkelanjutan), 12 (Konsumsi dan Produksi Bertanggung Jawab), dan 17 (Kemitraan untuk Tujuan), membentuk literatur yang ditinjau. Sintesis tematik menunjukkan bagaimana tiga aspek keberlanjutan diperkuat secara esensial melalui pemberdayaan masyarakat: Lingkungan (dengan mempromosikan perilaku ramah lingkungan dan ekonomi sirkular), Ekonomi (dengan memaksimalkan potensi lokal, khususnya fungsi BUMDes), dan Sosial (melalui pembangunan kapasitas, keterlibatan substansial, dan modal sosial). Namun, terdapat kesenjangan, karena banyak studi masih fokus pada aspek ekonomi tanpa memasukkan aspek sosial dan ekologi secara seimbang. Untuk menciptakan desa yang mandiri, inklusif, dan adaptif, studi ini memberikan implikasi kebijakan dan agenda penelitian untuk meningkatkan pendekatan pemberdayaan berbasis partisipasi, kemitraan, dan transformasi digital.
Copyrights © 2025