Produksi green diesel melalui proses hidrodeoksigenasi (HDO) minyak sawit merupakan salah satu pendekatan paling menjanjikan dalam pengembangan bahan bakar terbarukan dengan sifat setara diesel fosil. Artikel review ini menguraikan perkembangan terkini terkait mekanisme reaksi HDO yang masing-masing memiliki peran penting dalam menentukan selektivitas terhadap fraksi hidrokarbon C15–C18. Berbagai jenis katalis yang digunakan dalam reaksi HDO mulai dari logam transisi seperti Ni, Co, dan Mo hingga logam mulia seperti Pt dan Pd dibahas berdasarkan aktivitas, stabilitas, dan kecenderungannya dalam mengarahkan jalur reaksi. Selain itu, artikel ini meninjau pengaruh sifat penyangga seperti keasaman, stabilitas termal, dan ketahanannya terhadap pembentukan kokas, yang berperan besar dalam menjaga performa katalis selama reaksi berlangsung. Berbagai metode sintesis heterogen, termasuk impregnasi, sol–gel, hidrotermal, dan deposisi presipitasi, dianalisis untuk menunjukkan bagaimana teknik preparasi memengaruhi dispersi logam, ukuran partikel, interaksi logam–penyangga, dan sifat fisikokimia lainnya. Secara keseluruhan, kajian ini menegaskan bahwa keberhasilan HDO minyak sawit dalam menghasilkan green diesel sangat ditentukan oleh sinergi antara pemilihan katalis, karakter penyangga, serta metode sintesis yang digunakan. Pemahaman mendalam terhadap faktor-faktor tersebut menjadi kunci dalam pengembangan katalis yang lebih efisien, selektif, dan stabil untuk produksi green diesel berkelanjutan.
Copyrights © 2025