Tembakau merupakan salah satu tanaman yang diusahakan oleh petani di Jawa Barat. Kondisi tanaman tembakau tergantung dari nutrisi yang diberikan selama pertumbuhannya dan proses fisiologis yang menyertainya. Nutrisi tanaman tembakau salah satunya berasal dari pupuk ZA. Pupuk ZA terkadang sulit ditemui dipasaran, oleh karena itu penambahan bahan organik seperti biochar diharapkan dapat mengurangi kebutuhan akan pupuk ZA. Penggunaan biochar untuk mengurangi kebutuhan pupuk ZA akan mempengaruhi kondisi fisiologis saat tanaman tumbuh. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana respons fisiologi dan biomassa tembakau terhadap aplikasi pupuk ZA dan biochar. Percobaan dilakukan pada bulan April 2024 sampai dengan Juli 2024 di Kebun Percobaan Ciparanje, Fakultas Pertanian, Unpad. Percobaan ini menggunakan metode eksperimen yang disusun dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan jumlah 6 perlakuan, 4 ulangan, masing-masing perlakuan terdiri dari 3 tanaman. Adapun perlakuan yang diaplikasikan adalah kombinasi beberapa dosis pupuk ZA dan biochar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan 12 g pupuk ZA/tanaman + 375 g Biochar Tempurung Kelapa/tanaman secara konsisten menghasilkan respons fisiologis (indeks klorofil, kadar N daun dan biomassa) tembakau terbaik. Terdapat tendensi perlakuan 12 g pupuk ZA/tanaman + 563 g Biochar Tempurung Kelapa terhadap peningkatan serapan S daun tembakau.
Copyrights © 2025