Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Innovative Work Behaviour (IWB) dan Organizational Agility (OA) terhadap Organizational Performance (OP) pada industri franchise makanan di Kota Bandung. Sebanyak 102 karyawan dari beberapa jaringan franchise menjadi responden penelitian. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa IWB berpengaruh positif dan signifikan terhadap OP (B = 0.197; t = 3.940; p < 0.001), sedangkan OA juga memiliki pengaruh positif dan signifikan serta lebih dominan dalam meningkatkan kinerja organisasi (B= 0.377; t = 7.694; p < 0.001). Selain itu, nilai koefisien determinasi (R² = 0.642) menunjukkan bahwa kedua variabel independen secara bersama-sama mampu menjelaskan 64.2% variasi kinerja organisasi. Temuan ini menegaskan pentingnya perilaku inovatif karyawan serta kemampuan organisasi merespons perubahan untuk meningkatkan daya saing franchise makanan di tengah persaingan yang semakin ketat.
Copyrights © 2024