Studi ini mengevaluasi bagaimana praktik-praktik Human Resource Management (HRM) membentuk kinerja pegawai di PT Glory Industrial Sragen, dengan mempertimbangkan peran kepuasan kerja sebagai variabel perantara. Penelitian menerapkan pendekatan kuantitatif berlandaskan paradigma positivistik, di mana data dihimpun melalui kuesioner berskala Likert yang diberikan kepada karyawan berusia 17–55 tahun dengan masa kerja minimal satu tahun, dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengolahan data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares SEM PLS mencakup analisis outer model, inner model, serta pengujian hubungan antarvariabel. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa praktik HRM secara konsisten memberikan efek positif dan signifikan terhadap tingkat kepuasan maupun kinerja pegawai, baik melalui jalur langsung maupun jalur tidak langsung. Kepuasan kerja juga terbukti bertindak sebagai mediator dalam hubungan tersebut. Pelaksanaan HRM yang suportif mulai dari program pelatihan yang relevan, pemberian penghargaan yang proporsional, mekanisme evaluasi yang objektif, hingga komunikasi internal yang efektif mampu meningkatkan rasa nyaman dalam bekerja dan pada akhirnya mendorong produktivitas. Secara keseluruhan, hasil ini menegaskan bahwa pengelolaan SDM yang berorientasi pada pengembangan serta kesejahteraan karyawan merupakan elemen krusial bagi peningkatan performa organisasi.
Copyrights © 2025