Studi ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana usia harapan hidup, rata-rata lama sekolah, dan pengeluaran per kapita memengaruhi tingkat kemiskinan di Kabupaten Pakpak Bharat dari tahun 2009 sampai 2023. Penelitian ini menerapkan metode kuantitatif dengan menggunakan data sekunder yang diambil dari Badan Pusat Statistik (BPS). Teknik analisis yang dipakai adalah regresi linear berganda. Temuan menunjukkan bahwa usia harapan hidup punya dampak negatif tapi tidak signifikan pada kemiskinan, sementara rata-rata lama sekolah memberikan pengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat kemiskinan. Di lain pihak, pengeluaran per kapita ternyata berpengaruh positif dan signifikan pada kemiskinan. Ketiga variabel ini secara bersamaan memberikan dampak signifikan terhadap tingkat kemiskinan, dengan koefisien determinasi mencapai 95,35%, yang artinya sebagian besar fluktuasi tingkat kemiskinan bisa dijelaskan oleh ketiga faktor tersebut.
Copyrights © 2025