Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Vol. 2 No. 4 (2015): Jurnal Agromedicine

Hubungan antara Obesitas dengan Siklus Menstruasi

Rani Purnama Sari (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Nov 2015

Abstract

Masa remaja merupakan masa transisi perubahan fisik, emosi dan psikis. Masa transisi sering ditandai dengan perkembangan fisik dari usia anak menjadi dewasa yang disebut pubertas. Pada remaja putri, pubertas ditandai dengan permulaan menstruasi. Menstruasi adalah perdarahan periodik dari uterus yang dimulai sekitar 14 hari setelah ovula secara berkala akibat terlepasnya lapisan endometrium uterus. Durasi antara dua siklus menstruasi berkisar 21-45 ha dalam 1-2 tahun setelah menarche. Wanita biasanya mengalami masalah yang berkaitan dengan menstruasi. Gangguan tersebut antara lain nyeri saat menstruasi dan perdarahan menstruasi berat. Gangguan siklus merupakan masalah ginekologi terbanyak di antara wanita terutama remaja. Salah satu faktor penyebab terjadinya gangguan siklus menstruasi adalah obesitas. Obesitas dapat menyebabkan gangguan siklus menstruasi melalui jaringan adiposa yang secara langsung mempengaruhi rasio hormon estrogen dan androgen. [J Agromed Unila 2015; 2(4):481-485]Kata kunci: gangguan siklus menstruasi, obesitas, siklus menstruasi

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

agro

Publisher

Subject

Dentistry Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine is a peer-reviewed scientific journal published by the Faculty of Medicine, University of Lampung. This journal serves as a platform for disseminating research findings and scholarly discussions in the fields of medicine, public health, ...