Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Vol. 5 No. 02 (2018): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine

Neuroprotektif pada Kehamilan Prematur

Elma Sandya (Unknown)
Ratna Dewi Puspita Sari (Unknown)



Article Info

Publish Date
22 Dec 2018

Abstract

Persalinan prematur merupakan persalinan yang terjadi pada kehamilan kurang dari 37 minggu (antara 20-37 minggu) atau dengan berat janin kurang dari 2500 gram. Kelahiran prematur merupakan salah satu penyumbang terbesar pada kematian perinatal. Bayi prematur mempunyai risiko kematian lebih tinggi dibandingkan dengan bayi yang lahir cukup bulan. Hal ini disebabkan mereka mempunyai kesulitan untuk beradaptasi dengan kehidupan di luar rahim akibat ketidakmatangan sistem organ tubuhnya. Masalah lain yang dapat timbul akibat kelahiran prematur adalah masalah perkembangan neurologi yang bervariasi dari gangguan neurologis berat, seperti kebutaan, gangguan penglihatan, dan tuli. Sehingga dibutuhkan suplementasi untuk melindungi perkembangan neurologi bayi prematur dengan pemberian neuroproteksi yaitu magnesium sulfat. Kelahiran prematur sangat berhubungan dengan meningkatnya infeksi intra-amniotik, yang menyebabkan peradangan ibu. Selain itu, peradangan pada ibu seperti peningkatan kadar interleukin 6 dalam cairan amnion dikaitkan dengan hasil perinatal yang merugikan. Janin juga bisa mengalami respon inflamasi yang menyebabkan cedera neurologis. Sindrom respon inflamasi janin dicirikan dengan meningkatnya plasma interleukin 6 sehingga intervensi terhadap uterus sangat penting dalam pencegahan sequelae neurologis. Magnesium sulfat mempunyai efek yang menguntungkan pada sel mati dengan menurunkan sitokin proinflammasi atau radikal bebas yang terbentuk selama proses hypoxic ischemia reperfusion dan proses inflammasi dalam kehamilan. Magnesium menjaga eksitotoksik calsium yang menyebabkan kerusakan jaringan, dengan non competitive voltage-dependent inhibition dari N-methyl- D-aspartate (NMDA) reseptor ke glutamat mengurangi masuknya kalsium ke dalam sel dan otak janin yang lebih rentan terhadap kerusakan oleh glutamat. Dengan memblokir reseptor glutamat oleh agen seperti magnesium sulfat dapat menurunkan risiko terjadinya kerusakan jaringan otak pada periode perinatal.Kata Kunci: magnesium sulfat , neuroprotektif, prematur

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

agro

Publisher

Subject

Dentistry Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine is a peer-reviewed scientific journal published by the Faculty of Medicine, University of Lampung. This journal serves as a platform for disseminating research findings and scholarly discussions in the fields of medicine, public health, ...