Masa remaja merupakan usia kritis untuk mengendalikan tekanan darah, untuk mengurangi risiko hipertensi di kemudian hari. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengendalikan tekanan darah remaja adalah menerapkan gaya hidup sehat. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan status gizi, aktivitas fisik, konsumsi natrium, tingkat stres, dan tempat tinggal dengan tekanan darah siswa MA Putri Maskumambang di Kabupaten Gresik. Penelitian ini merupakan studi cross-sectional dengan jumlah sampel sebesar 70 orang, yang diambil dengan teknik simple random sampling. Penelitian dilakukan di MA Putri Maskumambang di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, sejak September 2019 hingga Februari 2021. Pengumpulan data meliputi pengukuran tekanan darah, berat badan, tinggi badan, tingkat stres menggunakan The Student Stress Scale, aktivitas fisik menggunakan kuesioner dari FAO/WHO/UNU, konsumsi natrium menggunakan Semi-FFQ, dan identitas diri. Analisis data yang digunakan adalah uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status gizi (p = 0,00) memiliki hubungan yang signifikan dengan tekanan darah siswa MA Putri Maskumambang di Kabupaten Gresik. Sedangkan aktivitas fisik (p = 1,00), konsumsi natrium (p = 0,71), tingkat stres (p = 0,62 dan p = 0,60), dan tempat tinggal (p = 1,00) tidak berhubungan dengan tekanan darah. Gaya hidup sehat harus selalu diterapkan oleh remaja untuk mengurangi risiko hipertensi saat dewasa.
Copyrights © 2022