Indeks Pembangunan Manusia merupakan alat ukur yang dapat digunakan untuk melihat upaya dan kinerja pembangunan manusia di suatu wilayah. Nilai IPM Jawa Timur mengalami penurunan pada tahun 2010, kemudian terus mengalami peningkatan hingga tahun 2019. Namun, tidak tertutup kemungkinan nilainya akan turun. Data IPM di Jawa Timur tersebar mengikuti distribusi normal, maka metode analisis yang digunakan ialah regresi ordinal model probit yang memiliki link function distribusi normal. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pemodelan Indeks Pembangunan Manusia di kabupaten/kota Provinsi Jawa Timur tahun 2019 menggunakan analisis regresi ordinal model probit berdasarkan faktor yang mempengaruhinya. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan data sekunder yang bersifat non reaktif (non reactiv research). Variabel penelitian terdiri dari variabel dependen dan independen yang didapatkan dari web Badan Pusat Statistik Jawa Timur tahun 2019 dan Profil Kesehatan tahun 2019 Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. Populasi dalam penelitian adalah seluruh kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur sejumlah 38 kabupaten/kota. Hasil penelitian menunjukkan variabel yang berpengaruh terhadap IPM Jawa Timur tahun 2019 adalah tingkat pengangguran terbuka dengan nilai signifikansi 0,003. Persentase TPT mampu mempengaruhi IPM di kabupaten/kota Provinsi Jawa Timur sebesar 26,9%. Nilai AIC yang dihasilkan sebesar 68,038. Kata kunci: Indeks Pembangunan Manusia, Probit, Jawa Timur
Copyrights © 2022