ABSTRAK Infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) merupakan penyakit infeksi saluran pernafasan yang menyerang tenggorokan, hidung dan paru. Di Indonesia ISPA menjadi penyakit utama penyebab kematian bayi dan balita, sebanyak 80% bayi terkena ISPA disebabkan oleh pneumonia. Pada tahun 2019 masih terdapat 87,51% bayi menderita ISPA di Kabupaten Bojonegoro yang dipengaruhi oleh beberapa faktor, terutama pendidikan ibu dan perilaku pengelolaan sampah. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui hubungan pendidikan ibu dan perilaku pengelolaan sampah dengan kejadian ISPA pada bayi usia 0-24 bulan di Desa Pojok, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro. Metode penelitian ini yaitu menggunakan design cross-sectional dengan teknik analisis data uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pendidikan ibu dengan kejadian ISPA pada baduta dengan nilai p-value sebesar 0,003 dan tidak terdapat hubungan antara perilaku pengelolaan sampah dengan kejadian ISPA pada baduta dengan nilai p-value 0,270. Kata Kunci : pendidikan, pengelolaan sampah, ISPA.
Copyrights © 2022