Pendahuluan : Setiap tahun, ada hampir seribu kali lebih banyak kecelakaan kerja non-fatal dibandingkan kecelakaan kerja fatal. Kecelakaan non-fatal diperkirakan dialami 374 juta pekerja setiap tahun. PT. Pembangunan Persero (Tbk) yang bekerja dalam bidang konstruksi perlu menerapkan program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan menerapkan program penilaian potensi bahaya untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi bahaya yang dapat terjadi pada proses pengoperasian pesawat angkat dan angkut Gantry Crane di proyek pembangunan jalur kereta api. Metode : Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional yang dianalisis menggunakan metode deskriptif. Penelitian dilakukan di area office dan proyek pembangunan jalur kereta api yang merupakan proyek PT. Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk Divisi Infrastruktur 2 pada 7 Februari – 7 April 2018. Hasil : Dari hasil penelitian diketahui terdapat 3 potensi bahaya pada pengoperasian gantry crane pada proses erection girder, yaitu gantry crane ambruk dan troly electric hoist tergelincir, putusnya sling dan pekerjaan yang dilakukan di ketinggian. Kesimpulan : Perusahaan harus menyediakan menyediakan alat pelindung diri (APD) yang lengkap dan sesuai standart, memastikan bahwa lokasi dan jenis pekerjaan tersebut aman, serta memastikan pekerja menggunakan APD yang disediakan.
Copyrights © 2022