Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita (bayi di bawah lima tahun), akibat dari kekurangan gizi kronis sehingga anak tersebut mengalami ukuran yang terlalu pendek dari anak seusianya secara umum. Stunting atau balita pendek meningkatkan risiko kematian anak, berdampak buruk pada perkembangan kognitif dan motorik, menurunkan kinerja di sekolah, meningkatkan risiko kelebihan gizi dan penyakit tidak menular, dan mengurangi produktivitas di masa depan. Tujuan penelitian ini adalah diharapkan dapat menggambarkan kondisi sebenarnya di lapangan dan mudah dipahami melalui informasi berbasis lokasi/spasial.Penelitian ini menggunakan rancangan studi deskriptif dan menggunakan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur Provinsi Jawa Barat Tahun 2017, Kementerian Kesehatan Tahun 2017, dan data shapefile peta. Hasil penelitian didapatkan terdapat 4 daerah prioritas untuk dilakukan penanganan stunting, terdapat 2 terdapat wilayah dengan persentase balita sangat pendek , 7 daerah dengan presentase balita pendek, dan 4 wilayah dengan akses sanitasi yang rendah. Diperlukan partisipasi aktif dalam upaya mengatasi kasus stunting dengan mengedepankan ketersediaan fasilitas sanitasi untuk mendukung perilaku hidup bersih.
Copyrights © 2023