Media sosial merupakan salah satu bentuk teknologi informasi dalam berkomunikasi, media sosial mempermudah informasi menyebar dan sampai kepada sasaran. Perkembangan jejaring sosial sangat luar biasa terjadi baik dikalangan usia anak-anak, remaja dan usia tua, hal ini terjadi karena media sosial mudah diakses dengan jejaring pertemanan yang tanpa batas. Media sosial mempunyai banyak manfaat jika digunakan dengan bijak, Remaja putri lebih detail dan memiliki standar dalam menilai bentuk tubuhnya dibandingkan dengan remaja laki-laki, informasi lain bahwa body image pada siswa laki-laki lebih baik dibandingkan body image siswa perempuan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat dampak dari media sosial terhadap body image remaja putri. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian observasional research. Sampel penelitian sebanyak 100 remaja putri yang diambil menggunakan purposive sampling . Pengambilan data menggunakan kuesioner dengan alat ukur skala Multidimensional Body-self Relations Questionnaire-Appearance Scale (MBSRQ-AS). Data dianalisis secara statistik deskriptif.. Hasil penelitian menunjukan bahwa responden paling banyak berusia 18-20 tahun (43%), sebanyak 30 orang (30%) responden pengguna media sosial Instagram dengan konten yang paling banyak dilihat adalah kecantikan 48 orang (48%) serta sebanyak 89 orang (89%) menggunakan media sosial selama 2 jam dalam satu kali melihat. Body image (Citra Tubuh) pada remaja putri di Kabupaten Ciamis usia 11-20 tahun berada dalam kategori sedang sebanyak 70 orang (70 %). Dampak penggunaan media sosial pada remaja putri adalah timbulnya body image positif dan body image negatif. Edukasi tentang body image melalui media sosial diperlukan untuk mengarahkan remaja putri pada body image postif.
Copyrights © 2023