HIV adalah virus yang dapat menyerang sistem imun, dapat menyebabkan penurunan fungsi kekebalan. Sedangkan AIDS adalah tahap akhir dari HIV, yang muncul ketika sistem imun tubuh mengalami kerusakan berat dari serangan virus tersebut. Tujuan penulisan untuk mengidentifikasi apakah edukasi dapat mempengaruhi sikap pencegahan dalam masyarakat, menentukan bentuk edukasi yang paling efektif dalam mempengaruhi perilaku individu terkait HIV/AIDS, serta menganalisis berbagai faktor yang mempengaruhi keberhasilan program edukasi tersebut. Metode yang digunakan adalah narrative review. Hasil yang didapatkan dari 10 artikel yang dikaji menunjukkan bahwa edukasi mengenai HIV/AIDS memberi efek perilaku dalam pencegahan penyakit HIV/AIDS. Kesimpulan dari penulisan ini adalah edukasi dapat meningkatkan sikap terkait pencegahan HIV/AIDS. Cara edukasi yang efektif meliputi penyuluhan tatap muka dan penggunaan media audiovisual. Keberhasilan program edukasi dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk relevansi konten dengan kebutuhan audiens, bahasa yang mudah dipahami, lingkungan sosial, dan dukungan dari pemerintah serta lembaga kesehatan.
Copyrights © 2024