Berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022, persentase balita stunting di Indonesia mencapai 21,6%, angka ini masih jauh dari target WHO sebesar 14%[1]. Kejadian stunting yang terjadi di Indonesia masih ditemukan di berbagai wilayah, salah satunya daerah Yogyakarta, dan salah satu daerah Kabupaten Sleman kejadian stunting sebanyak 15%[2]. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan melalui media booklet terhadap pengetahuan remaja putri tentang faktor risiko stunting sebagai upaya pencegahan di SMP N 2 Gamping Sleman. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan rancangan pra-eksperimental, pendekatan one group pretest dan posttest design. Populasi penelitian remaja awal putri kelas VII dengan sampel 72 responden. Pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling dan pengumpulan data menggunakan kuesioner serta di analisis menggunakan Uji Wilcoxon T-Test. Hasil penelitian ditunjukkan dengan hasil uji wilcoxon t-test terdapat peningkatan pengetahuan dengan nilai p-value 0,000 (p<0,05). Dengan demikian ada peningkatan pengetahuan remaja putri SMP N 2 Gamping Sleman setelah diberikan intervensi menggunakan media booklet[3].
Copyrights © 2024